Di Bawah Langit New York (From Manhattan with Love: New York Actually #4)

Pengarang: Sarah Morgan
Alih bahasa: Nur Aini
Editor: Bayu Anangga
Desain sampul: Marcel A.W.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Molly—penulis rubrik konsultasi yang paling populer di New York. Ia menganggap dirinya sang ahli dalam hubungan asmara … selama hubungan asmara itu milik orang lain, bukan milik dirinya. Molly tidak tertarik untuk menjalin cinta. Satu-satunya cinta dalam hidupnya saat ini adalah anjing Dalmatian-ya yang manis, Valentine.

Daniel—pengacara perceraian yang sinis. Ia memegang teguh keyakinan bahwa hubungan asmara hanyalah bentuk lain dari bencana. Jika tidak terlibat dengan orang lain terlalu jauh, tidak akan ada pihak yang terluka. Tapi, itu sebelum ia meminjam seekor anjing agar bisa mendekati wanita cantik yang sering lari pagi di Central park ….

Molly dan Daniel mengira mereka tahu semuanya tentang menjalin hubungan cinta. Namun, saat mencoba—dan gagal—menyangkal daya tarik yang semakin kuat, barulah mereka menyadari bahwa masih ada sisi lain dari cinta yang belum mereka ketahui.

Iklan

Jejak Kenangan Musim Dingin (The Italian’s Christmas Secret)

Pengarang: Sharon Kendrick
Alih bahasa: Nur Aini
Desain sampul: Marcel A.W.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Ketika mobil yang disetir Keira Ryan terjebak dalam badai salju di tengah-tengah pedesaan Inggris, penumpangnya, Matteo Valenti, marah besar. Bukan hanya miliuner Italia itu ketinggalan pesawat, tapi ia juga harus menghabiskan malam Natal sekamar dengan Keira, si penyebab kekacauan ini. Namun, malam itu terbukti tidak seburuk yang Matteo duga, apalagi setelah menyadari pesona Keira di balik seragam pengemudinya yang kaku… Hanya saja butuh setahun bagi Matteo untuk menyadari bahwa ia meninggalkan lebih dari sekadar kenangan kepada Keira. Dan sekarang saatnya untuk menemui wanita cantik itu dan membawanya kembali ke Italia… sebagai istrinya!

Lovely Heist

Pengarang: Prisca Primasari
Penyunting: Nur Aini dan Adelaine
Penyelaras Aksara: Seplia
Desainer sampul:  Diwasasri Branitasandhini
Penata Sampul: Rijaldi
Diterbitkan oleh: Penerbit Inari

Lovely Heist

 

“Kalau satu-satunya cara untuk menyelamatkan Frea adalah dengan mencuri, saya akan melakukannya.”

Padahal Liquor sedang berulang tahun, tetapi dia malah mendapat ‘kado’ yang sangat mengerikan. Kado yang mengancam nyawa Frea, gadis yang teramat dicintai Liquor dan akan segera dinikahi olehnya.

Maka, dimulailah misi Liquor untuk menyelamatkan Frea. Bersama Night—yang sialnya juga mendapat ‘kado’ serupa—Liquor dan Frea bertolak ke Inggris demi misi tersebut. Di Stratford-upon-Avon, Bibury, dan London, mereka menemui rangkaian kejadian yang gelap, manis, lucu, menegangkan, menyakitkan, serta berhadapan dengan masa lalu yang tak henti-hentinya menghantui Liquor.

Berhasilkan mereka menyelesaikan misi itu?

Riverbend Road (Haven Point #4)

Pengarang: RaeAnne Thayne
Alih bahasa: Nur Aini
Desain sampul: Marcel A.W.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

 

Melindungi warga kota Haven Point bukan pekerjaan semata bagi petugas polisi cantik, Wynona Bailey, melainkan juga kebanggaan keluarga yang turun-temurun. Tapi, akhir-akhir ini ia mendapati diri menginginkan lebih dalam hidup, terutama dari Cade Emmet, sang kepala polisi sekaligus tetangganya yang seksi. Dan Wynona kesulitan membuat Cade memandangnya lebih dari sekadar adik kecil sahabat baik pria itu.

Masa lalu yang rumit memaksa Cade memendam hasrat dan menjaga jarak dengan satu-satunya wanita yang tak seharusnya ia dekati. Tapi, ketika Wyn terluka saat bertugas, Cade tak mampu lagi menyangkal perasaannya. Dan satu ciuman di malam musim panas yang indah menjungkirbalikkan dunia Cade yang teratur… dan membuatnya bertanya-tanya apakah ia sanggup mengambil risiko meraih cinta yang diam-diam ia impikan selama ini.

Jejak Cinta 20 Tahun Berlalu

Pengarang: Maya Lestari Gf
Penyunting naskah: Nur Aini
Ilutrasi sampul: Risqi Alfin Maulana
Ilustrasi isi: TOR Studio
Penyunting ilustrasi: Kulniya Sally
Desain sampul dan isi: Kulniya Sally
Proofreader: Hetty Dimayanti
Layout sampul dan isi: Tim Redaksi dan Deni Sopian
Penerbit: Pastel Books

Semua keruwetan hidupku dimulai ketika pamanku, Bernard Hadison, terbangun dengan ingatan akan Rinjani.

Dua puluh tahun lalu ia mencintai perempuan berlesung pipit dengan senyum secerah bulan purnama. Apa daya, perempuan tersebut memutuskan menikah dengan laki-laki lain. Dengan hati hancur, pamanku pergi ke Leiden untuk melupakannya. Saat mendapat kabar bahwa cinta pertamanya kembali sendiri, pamanku yang tidak pernah menikah itu pun pulang ke Indonesia demi mempersunting cinta pertamanya. Parahnya, aku dan Keegan yang diminta Paman Ben untuk menemaninya. Awalnya aku tidak mengerti, bagaimana cinta mampu menggerakkannya untuk melakukan perjalanan melelahkan yang tidak jelas ujungnya begini. Namun, pada akhirnya aku mengerti bagaimana cinta bekerja, karena kini aku telah jatuh cinta.

“Kalian akan terkesan pada sepasang mata yang tidak bisa dibandingkan dengan apa pun. Tidak bisa dinilai dengan harga berapa pun. Sepasang mata yang di dalamnya ada ribuan bintang, sehingga ketika kalian melihatnya, kalian seakan berada di tengah alam semesta.”

Ulik-Ulik Windows 10 Home

Ini catatan dari apa-apa yang kulakukan saat mengulik Windows 10 Home yang baru kuinstal supaya terasa lebih ‘personal’, karena aku nggak demen banget dengan setting-an defaultnya.

Catatan Berhubung ada cara-cara yang melibatkan regedit, kalau ingin mengikuti catatan ini, jangan lupa bikin restore point dulu dan risiko harap tanggung sendiri! Jangan protes ke saya kalau komputer Anda rusak!

 

Membuat Local Account

Berhubung aku lebih suka komputerku tidak terhubung dengan akun Microsoft, aku mengikuti cara yang ada di artikel satu ini.

 

Menghapus Profile Picture

Caranya ada di sini, yang kurang lebih begini:

  1. Copy-paste%appdata%\Microsoft\Windows\AccountPictures” di address bar Explorer lalu tekan Enter.

lokasi profile picture

  1. Hapus foto atau gambar profile yang tidak diinginkan lagi.

 

Supaya hanya perlu menggoyang mouse tanpa perlu ketik-ketik password saat membangunkan komputer yang tertidur (sleep)

Aku mengikuti cara yang ada di sini, yang kurang lebih:

  1. Settings –> Accounts –> Sign-in options
  2. Pilih Never.

sleep sign-in-edit

 

Supaya tidak perlu ketak-ketik password saat menyalakan komputer

Ini beda dengan yang di atas. Aku mengikuti cara yang ada di artikel ini, yang kurang lebih:

  1. Buka Run dengan menekan Windows key + R, ketik netplwiz, klik OK.

netplwiz.JPG

  1. Kalau keluar kotak minta izin apa gitu, klik Yes.
  2. Buang centang dari kotak “Users must enter a user name and password to use this computer

Autologin-edit

 

Internet

Mengganti Nama Network

Saat melihat nama network yang dibuat otomatis oleh Windows 10 aku jadi sering bingung dan bertanya-tanya,“Hmm, Network 1 itu yang ke router atau yang ke Mi-Fi? Network 3 yang ke hape gitu? Eh, atau yang ke router, ya? Eh … waduuuh. Yang mana ini???” Karena itulah aku merasa perlu untuk menamai sendiri networknya. Untung nemu artikel satu ini.

Awas! Cara ini menggunakan regedit. Hati-hati saat mengutak-atik regedit, karena dapat menyebabkan kerusakan komputer! Bikin restore point dulu! Risiko ditanggung sendiri!

  1. Buka Run dengan Windows key + R, ketik regedit, klik OK.

regedit

  1. Buka HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\NetworkList\Profiles
  2. Klik folder berangka panjang di bawah Profiles di jendela sebelah kiri (angkanya kemungkinan berbeda, jadi jangan pakai angka yang ada pada gambar di bawah sebagai acuan), lihat PofileName di jendela sebelah kanan. Pastikan itu network yang ingin diganti namanya.
  3. Klik PofileName dua kali. Ganti dengan nama yang diinginkan.

Nama Network-edit

Hasilnya kurang lebih seperti contoh ini. Kalau keliru, tinggal diulang.

Hasil nama network-edit

 

Supaya Internet Menjadi Metered Connection karena aku pakai kuota

Katanya Windows 10 Home akan melakukan update otomatis secara diam-diam (di belakang layar) begitu terhubung dengan internet. Waduh, kuota internetku bisa mendadak habis, dong! Aku kan pakai internet yang berbasis kuota, bukan yang unlimited. Apa? Pindah ke internet yang pakai kabel itu? Hehehe … In**Ho** aja belum sampai ke area ini.

Untunglah aku menemukan artikel yang, setelah kuikuti menjadikan Windowsku tidak semena-mena melakukan update. Lihat hasilnya! Dia nunggu izin! Gitu dong, Win. Kalau mau update tuh ya minta izin dulu!

Metered connection-edit

Awas! Cara ini menggunakan regedit. Hati-hati saat mengutak-atik regedit, karena dapat menyebabkan kerusakan komputer! Bikin restore point dulu! Risiko ditanggung sendiri!

Ini dia artikelnya. Sengaja disimpan di belakang karena pakai regedit.

Kalau mengikuti langkah di artikel tersebut, update Windowsnya jadi manual, ya. Mungkin jadi agak repot, tapi setidaknya waktu updatenya lebih bisa dikontrol sesuka hati kita, bukan sesuka hati Windows. Hehehe 🙂

 

Windows Explorer

Mengubah Lokasi File-File

Ini kulakukan karena aku menyimpan data-data di D, bukan di C.

  1. Settings –> System –> Storage
  2. Lihat Save Location
  3. Ubah sesuka hati.
    Secara default semua aplikasi, dokumen, musik, foto, dan video disimpan di C (This PC), tapi aku mengubahnya menjadi seperti pada gambar. Documents kubiarkan di C supaya file-file save-an game tidak tercampur dengan file-file pekerjaan dan file-file pribadi yang kusimpan rapi di D.

Lokasi default dokumen dan lainnya-edit

 

Menyembunyikan Folder Documents, Music, Pictures, Videos di This PC

Awas! Cara ini menggunakan regedit. Hati-hati saat mengutak-atik regedit, karena dapat menyebabkan kerusakan komputer! Bikin restore point dulu! Risiko ditanggung sendiri!

Ini kulakukan karena aku nggak suka melihatnya dobel-dobel. Di This PC ada, eh … di Libraries ada lagi. Buat apa?

Kedua, karena folder-folder di This PC itu nggak bisa diatur isinya, beda dengan yang ada di Libraries. Kalau yang di Libraries, aku bisa ngatur folder-folder mana saja yang ingin kutampilkan di sana.Coba lihat gambar terakhir, di situ terlihat Documents Libraries terdiri atas dua folder, satu di C dan satu di D.

Nggak ngerti? Yo wes, tak apa. Ini mah selera pribadi 😀

Caranya menyembunyikannya ada di artikel ini atau artikel yang merinci satu per satu ini.

 

Menaikkan Posisi Libraries ke atas This PC supaya mirip Win 7

Kenapa? Karena sudah nyaman dengan tampilan Windows Explorernya Win 7, sih 😛
Aku mengikuti langkah-langkah di artikel ini, meski ada sedikit perbedaan.

Awas! Cara ini menggunakan regedit. Hati-hati saat mengutak-atik regedit, karena dapat menyebabkan kerusakan komputer! Bikin restore point dulu! Risiko ditanggung sendiri!

  1. Buka Run dengan  Windows key + R, ketik regedit, klik OK.
  2. Buka HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{031E4825-7B94-4dc3-B131-E946B44C8DD5}
  3. Klik SortOrderIndex dua kali, masukkan angka 44 (hexadecimal) (beda dengan yang di artikel), klik OK.

Libraries-edit

  1. Hasilnya baru terlihat setelah Windows Explorer di-restart.
    Cara merestart Windows Explorer: klik kanan pada taskbar lalu klik Task Manager, di-tab Processes klik Windows Explorer supaya tersorot, klik Restart.

restart windows explorer-edit

 

Hasil setelah menyembunyikan folder Documents, Pictures, dll serta memindahkan Libraries ke atas This PC. Jadi mirip Win 7, kan?

Explorer-Lib-Doc-edit2

Sekian catatannya. Rasanya banyak sih yang kulakukan, tapi kurasa ini sudah mencakup semua yang kurasa penting. Yah, namanya juga selera pribadi 😀