The Girl who Kicked the Hornets’ Nest

Pengarang: Stieg Larsson
Penerjemah: Nurul Agustina (sampai bab 10) dan Nur Aini (bab 11-tamat)
Penyunting: Esti Budihabsari
Proofreader: Emi Kusmiati
Desain sampul: Tyo
Penerbit: Qanita

Salander, yang menjadi buronan polisi, ditemukan di sebuah desa terpencil dengan tembakan di kepala. Di tempat yang sama, Zalachenko, pembelot Rusia sekaligus ayah kandungnya, tergeletak dengan kepala nyaris terbelah kapak. Berita itu mengagetkan media Swedia dan juga sebuah kelompok rahasia yang tak ingin dosa lama mereka diungkit kembali.

Kini Salander terpaksa terkurung di rumah sakit, menanti sidang yang akan mengadilinya sebagai pembunuh. Tak ada jalan untuk berkomunikasi dengan Mikael Blomkvist yang mati-matian berusaha  membebaskannya, karena hanya Blomkvist yang percaya bahwa Salander adalah korban jebakan spionase tingkat tinggi. Salander yang selama ini hidup sendiri dan tak percaya pada siapa pun, terpaksa harus mempercayakan keselamatannya pada orang-orang yang selama ini dihindarinya.

Salander dan Blomkvist harus kembali bekerja sama memadukan keahlian mereka, hacking dan investigasi, untuk mengungkap konspirasi yang melibatkan orang-orang penting dalam pemerintahan Swedia.

Dalam buku ini, Anda akan menemukan ending dari seri thriller yang paling dibicarakan dunia saat ini!

Tentang pengarang :

Stieg Larsson meninggal tahun 2004, beberapa saat setelah mengirimkan naskah The Girl with The Dragon Tattoo dan dua sekuelnya, The Girl who Played with Fire dan The Girl who Kicked the Hornets’ Nest. Ketiga buku itu menjadi sebuah fenomena:

  • Menobatkan Stieg Larsson sebagai pengarang terlaris kedua di dunia tahun 2008.
  • Terjual lebih dari 20 juta kopi di 41 negara.
  • Tiga-tiganya sudah difilmkan di Swedia, dan versi Hollywoodnya akan segera diluncurkan.

Seri Blomkvist-Salander:

  1. The Girl with The Dragon Tattoo
  2. The Girl who Played with Fire
  3. The Girl who Kicked The Hornet’s Nest

Kisah di balik layar bisa dilihat di sini.

Iklan

4 thoughts on “The Girl who Kicked the Hornets’ Nest

  1. Menanti hari-hari menuju sampainya buku ini ke pangkuanku:D
    BTW headernya keren banget, 9 di antara buku di atas aku sudah punya, lho, Mbak Aini:)

    • Rame, Mbak ceritanya. Plus…banyak perempuan-perempuan perkasa pula di buku yang ini 😀

      Headernya keren? Waah. Alhamdulillah. Makasi pujiannya. Jadi pengen tersipu malu 😀
      9 di antaranya udah punya? Nah…yang ini malah bikin aku pengen jingkrak-jingkrak :))

Komentar ditutup.