Typo Fatal

Salah tik ‘dengan’ menjadi ‘degnan’ atau ‘yang’ menjadi ‘yagn’ itu biasa.
Salah tik yang menyebabkan satu kata itu berubah drastis?
Fatal! Fatal banget!!!

Ini dia contoh typo gila, fatal, dan konyol yang pernah kulakukan:

  • … Ella memergokiku memandangi gigi yang mengaliri lengannya ….
    Sepertinya otakku terlalu cepat berpikir sampai-sampai jari-jariku melewatkan kata pasta padahal seharusnya pasta gigi.
  • Β sepadang sepatu bot hitam.
    Yay, bisa jualan πŸ˜› Eh, cuma sepasang? Tak jadi jualan, dong 😦
  • memakan gaun pengantin.
    Apa rasanya, ya? Seperti susu? Atau seperti es krim vanila? Mmm…. Memakai ternyata πŸ˜›
  • Dia mengacariku….
    Memang sih martabak itu enak pakai acar. Tapi… oh, maksudku ternyata mengajari. Doeng!
  • … aku mengguk riang….
    Padahal si ‘aku’ ini bukan anjing. Kali ini otakku terlalu kencang sampai jari-jariku terseok-seok dan salah mengetikkan mengangguk.
  • Bagaimakan kalau….”
    Bagaimakan… makan apa? Makan apa? Makan apa sekarang? Oh, bagaimana.
  • Semabil mendesah….
    Sebentar … sebentar…. Rasanya tak ada tokoh yang namanya Semabil, deh. Yee… maksudnya sambil toh? Untung tak salah tik jadi sambal mendesah, ya?
Iklan

One thought on “Typo Fatal

Komentar ditutup.